Anjangsana Sosial

Senin, 29 Juni 2020

Tentang Rindu dan Pertemuan di Family Gathering
Juni 29, 20200 Comments

Tepatnya pada hari Minggu, 19 Januari 2020. Keluarga Anjangsana Sosial melepas rindu dalam salah satu agenda yang dikonsepkan oleh divisi Pengembangan dan Kedisiplinan, yaitu Family Gathering. 

Silaturahmi diselenggarakan oleh kami dengan sebaik-baiknya untuk berbagi cerita, bertukar kabar, mengenang masa perjuangan dan melepas rindu. Kesimpulan pertemuan yang juga dapat kita temui dalam makna "Anjangsana". 

Family Gathering, tidak hanya dihadiri oleh anggota aktif Anjangsana Sosial (ANSOS). Namun, Alumni Anjangsana Sosial serta Karang Taruna Rw. 014 pun turut ikut serta. 


Acara berlangsung dengan banyak keseruan. Ada mini games, akustikan, serta sharing bersama. Ada pesan dari Kak Wahyu yang melekat dalam ingatan, dan menjadi semangat kami untuk terus berbagi setiap hal yang kami miliki. 

Pesannya sebagai berikut. "Anjangsana Sosial berisi orang-orang yang mau berbagi ilmu, berbagi kesempatan, berbagi waktu, berbagi semuanya. Semoga hal tersebut dapat menjadi ladang amal untuk kita semua," Tutur Kak Wahyu, salah satu pendiri ANSOS saat bercerita mengenai sejarah ANSOS PNJ. 


Kemudian, kisah perjalanan ANSOS PNJ dilengkapi dengan tanggapan tentang pengalaman alumni Anjangsana Sosial lainnya semasa menjadi anggota aktif dan Karang Taruna RW 014 Beji, Depok. 

Tanggapan lain juga datang dari beberapa anggota aktif ANSOS PNJ, salah satunya Avda yang semangat menyampaikan tanggapan. Katanya sebagai berikut. 


“Anjangsana Sosial dimata saya berperan sebagai wadah untuk saya me-refresh otak. Ketika waktunya untuk mengajar, itu memang kewajiban untuk saya, tapi bertemu dengan teman- teman dan anak- anak didik juga membuat saya kembali merasa fresh." 

Setelahnya, acara dilanjutkan dengan mini games. Sorak- sorai dan gelak tawa terdengar riuh saat mini games berlangsung. Begitupula saat akustikan yang tak luput dari lagu "Kemesraan" oleh Iwan Fals. 


Semua ikut bernyanyi dan bertepuk tangan sesuai tempo lagu. Pada penghujung acara, layaknya sebuah acara yang telah berlangsung, kami mengadakan foto bersama. 

Senyum- senyum manis para pejuang pendidikan ini merekah lebar, dan sudah seperti tradisi, jargon pun dilantunkan setelah foto bersama dilakukan. 

Serentak kami bersorai, "ANSOS PNJ, Salam Ceria Dunia Pendidikan Indonesia"
 






Penulis & Foto Dokumentasi : Fathimah Nuruljannah Alhumairoh 
Penyunting : Nurul Fajriyah
Reading Time:

Senin, 11 Mei 2020

Menghias Mimpi dalam Sebuah Karya
Mei 11, 20200 Comments

Mengenang Sabtu, sebagai hari yang paling ditunggu-tunggu oleh kami. Selesai dengan rutinitas kampus, bergegas untuk berbagi tawa bersama anak-anak. Perkenalkan, kami Anjangsana Sosial, dan ini cerita kami.

Setiap Sabtu, kami menjalani rutinitas untuk berkumpul dan belajar bersama anak-anak di Depok, Jawa Barat. Mulai dari Anak Usia Dini sampai Anak Remaja, semua berpadu menjadi sebuah cerita.

Hari itu, Sabtu 8 Februari 2020, kami memulai kelas bersama anak-anak. Jadwal sudah disediakan oleh tim Pengembangan & Kedisiplinan, "Hari ini kita membuat sebuah karya, ya," kemudian disahut oleh anak-anak dengan antusias. Keramaian itu melekat, tidak tergantikan.


Gambar itu, saat kami bersama anak-anak usia dini sampai kelas 3 SD selesai membuat karya, yang di dalamnya terdapat cita-cita. Untuk anak usia dini, kami perkenankan mereka menuliskan cita-cita di atas sebuah kertas yang dihiasi dengan bunga.

Dalam pembuatan karya ini, selain mengasah ingatannya untuk menulis sesuatu yang mereka inginkan, kami juga bisa melihat bagaimana karakter dari warna-warna yang mereka pilih.


Gambar itu, anak dalam kelompok kelas 4 SD sampai 7 SMP, kami meminta mereka membuat pohon impian. Besar harapan mereka bisa terus bersemangat dalam belajar dan berusaha menggapai hal-hal baik yang sudah mereka rangkai.


Lihat, beginilah keseruan mereka dalam membuat prakaryanya. Semua proses kami kerjakan bersama-sama, hal ini bisa sekaligus bertujuan untuk mengajarkan mereka tentang indahnya berbagi.

Tentu, dalam setiap prosesnya, bukan hanya mereka yang belajar. Pun kami, saat bersama mereka pasti menemukan hal-hal baru yang bisa kami pelajari.

Suasana saat memulai kelas, kami isi dengan canda. Terkadang, jika fokus anak-anak sudah terpecah ke banyak sisi, kami mulai mencari strategi untuk menciptakan intermezzo dalam pembelajaran.







Foto Dokumentasi : Syifa Maulidina
Penulis & Penyunting : Nurul Fajriyah
Reading Time:

@ansos_pnj